Skip to main content

BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA PENGANTAR DALAM DUNIA PENDIDIKAN

Oleh: Sisilia Ika




            “Menurut Wibowo (2001:3), bahasa adalah system simbol bunyi yang bermakna dan berartikuasi(dihasilkan oleh alat ucap) yang bersifat arbitrer dan konvensional, yang dipakai sebagai alat berkomunukasi oleh sekelompok manusia untuk melahirkan perasaan dan pikiran”.
Dalam dunia pendidikan khususnya di sebuah negara diperlukan sebuah bahasa yang dapat digunakan dalam pendidikan.Pemakaian lebih dari satu bahasa dalam pendidikan menjadikan keefektifan pendidikan berkurangdengan adanya bahasa Indonesia, biaya pendidikan menjadi lebih hemat. Peserta didik dari berbagai daerah dapat saling berhubungan. Bahasa Indonesia merupakan satu-satunya bahasa yang dapat memenuhi kebutuhan akan bahasa yang seragam dalam pendidikan di Indonesia. Bahasa Indonesia telah berkembang pesat dan pemakaiannya sudah tersebar luas. Pemakaian bahasa Idonesia dalam dunia pendidikan bukan hanya terbatas pada bahasa pengantar, bahan-bahan ajar juga pemakai bahasa Indonesia (Anshari dkk., dalam Jahrir.2011:31-32).

             “Fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar harus dilaksanakan mulai dari berbagai jenjang pendidikan di seluruh Indonesia” (Anshari dkk.,dalam Jahrir 2011:31).

Santoso,dkk. (2004) berpendapat bahwa bahasa sebagai alat komunikasi, fungsinya berikut:
a) fungsi informasi diri, yaitu bahasa digunakan untuk menyampaikan informasi.
b) fungsi ekspresi diri, yaitu bahasa digunakan sebagai alat untuk mengungkapkan hal-hal yang kita ungkapkan.
c) fungsi adaptasi dan integrasi, yaitu bahasa digunakan untuk membantu kita menyatakan hidup bersama dalam suatu ikatan.
d) fungsi kontrol sosial, yaitu bahasa digunakan untuk mengendalikan perilaku orang lain, agar orang lain melakukan apa yang kita inginkan.
  

DAFTAR PUSTAKA

Jahrir, Andi Sahtiani. 2011. Bahasa Indonesia. Makassar:CV.Amanda Insan Ilmiah.

Santoso. 2004 “Fungsi Bahasa”.
Https://www.google.co.id/amp/s/mystar1716.wordpress.com/2014/10/13bahasa-indonesia-fungsi-bahasa/amp/. 5 Januari 2017

Wibowo. 2001. ”Pengertian bahasa Indonesia menurut para ahli”.
https://www.google.co.id/search?q=pengertian+bahasa+indonesia+menurut+para+ahli&oq=pengertian&aqs+chrome.0.35i39j69i60j69i57j35i39j0.13120j0j4&client=ms-android-samsung&sourceid=chrome-mobile&ie=utf-8. 22 Desember 2017 .







Comments

Popular posts from this blog

MANTRA BUGIS MAKASSAR

MANTRA/  DOANGANG  ( doaG ) ANDI SAHTIANI JAHRIR Mantra sebenarnya lebih sesuai digolongkan ke dalam bentuk puisi bebas, yang tidak terlalu terikat pada aspek baris, rima dan jumlah kata dalam setiap baris. Dari segi bahasa, mantra biasanya menggunakan bahasa khusus yang sukar dipahami. Adakalanya, dukun atau pawang sendiri tidak memahami arti sebenarnya mantra yang hanya memahami kapan mantra tersebut dibaca dan apa tujuannya. Dari segi penggunaan, mantra sangat eksklusif, tidak boleh dituturkan sembarangan, karena bacaannya dianggap keramat dan tabu. Mantra biasanya diciptakan oleh seorang dukun atau pawang, kemudian diwariskan kepada anak keturunan, murid ataupun orang yang ia anggap akan menggantikan fungsinya sebagai dukun. Kemunculan dan penggunaan mantra ini dalam masyarakat Melayu, berkaitan dengan pola hidup mereka yang tradisional dan sangat dekat dengan alam.  Oleh sebab itu, semakin modern pola hidup masyarakat Melayu dan semakin jauh mereka dari ...

PAPPASENG TO UGI

PAPPASENG  BUGIS ( ppes) Pappaseng  berasal dari kata dasar paseng yang berarti  pesan  yang harus dipegang sebagai amanat, berisi nasehat, dan merupakan wasiat yang perlu diketahui dan diindahkan. Pappaseng dalam bahasa Bugis mempunyai makna yang sama dengan  wasiat  dalam bahasa Indonesia.  Pappaseng  dapat pula diartikan  pangaja’  yang bermakna nasihatyang berisi ajakan moral yang patut dituruti.  Dalam tulisan punagi (1983:1) dinyatakan bahwa pappaseng adalah wasiat orang tua kepada anak cucunya (orang banyak) yang harus selalu diingat sehingga amanatnya perlu dipatuhi dan dilaksanakan atas rasa tanggung jawab. Mattalitti (1980:5) juga mengemukakan bahwa  pappaseng  bermakna petunjuk-petunjuk dan nasihat dari nenek moyang orang bugis zaman dahulu untuk anak cucunya agar menjalani hidup dengan baik. Jadi,  pappaseng  adalah wasiat orang-orang tua dahulu kepada anak cucunya (generasi berikutnya) yan...

PAPPASANG TAU MANGKASARAK

diedit oleh: Andi Sahtiani Jahrir Andi  Rifaldi  Rustam Artha Prasetyo S.   Dalam khazanah kesusastraan Makassar, terdapat jenis kesusastraan klasik yang mengandung ajaran moral. Masyarakat pendukungnya menyebut atau menamakan jenis kesusastraan ini dengan nama  pappasang atau sering disingkat  pasang .  Pappasang  ini pada umumnya bernafaskan ajaran moral yang Islami (Rahim, 1995:85). Hal ini dapat dimengerti karena masyarakat Makassar dapat dikatakan seratus persen menganut agama Islam, sehingga sangat wajar di dalam kesusastraannya itupun hal seperti itu banyak terungkap (Yatim, 1983:24).  Pappasang  adalah kata bahasa Makassar yang maknanya sama dengan kata nasihat atau wasiat dalam bahasa Indonesia. Adapun cara penulisan untuk mempermudah memahami  pappasang  dalam buku ini adalah sebagai berikut, a.         Bagian  a , ungkapan secara sempurna dalam aksara lotara dan l...